Saturday, October 7, 2017

Risiko ketidakseimbangan suhu tubuh ( Termoregulasi ) NANDA NIC NOC


Risiko ketidakseimbangan suhu tubuh

Definisi : Berisiko mengalami kegagalanmempertahankan suhu tubuh dalam kisaran normal

Faktor Risiko :
·         Perubahan laju metabolisme
·         Dehidrasi
·         Pemajanan suhu lingkungan yang ekstrem
·         Usia ekstrem
·         Berat badan ekstrem
·         Penyakit yang mempengaruhi regulasi suhu
·         Tidak beraktivitas
·         Pakaian yang tidak sesuai untuk suhu lingkungan
·         Obat yang menyebabkan fasokontriksi
·         Obat yang menyebabkan vasodilatasi
·         Sedasi
·         Trauma yang mempengaruhi pengaturan suhu
·         Aktvitas yang berlebihan

Tujuan dan Intervensi Keperawatan :
NOC
·         Termoregulasi
·         Termoregulasi : Newborn
Kriteria Hasil :
·         Suhu kulit normal
·         Suhu badan 36-37 C
·         TTV dalam batas normal
·         Hidrasi adekuat
·         Tidak hanya menggigil
·         Gula darah DBN
·         Keseimbangan asam basa DBN
·         Bilirubin DBN

Intervensi Keperawatan :
NIC
Newborn Care
·         Pengaturan suhu : mencapai dan atau mempertahankan suhu tubuh dalam range normal
·         Pantau suhu bayi baru lahir sampai stabil
·         Pantau tekanan darah, nadi, dan pernafasan dengan tepat
·         Pantau warna dan suhu kuilt
·         Pantau dan laporkan tanda dan gejala hipotermi dan hipertemi.
·         Tingkatkan keadekuatan masukan cairan dan nurtisi
·         Tempatkan bayi baru lahir pada ruangan isolasi atau bawah pemanas
·         Pertahankan panas tubuh bayi
·         Gunakan matras panas dan selimuthangat yang disesuaikan dengan  kebutuhan.
·         Berikan pengobatan dengan tepat untuk mencegah atau control menggigil
·         Gunakan matras sejuk dan mandi dengan air hangat untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh dengan tepat
Temperature regulation (pengaturan suhu)
·         Monitor suhu minimal tiap 2 jam
·         Rencanakan monitoring suhu secara kontinyu
·         Monitor TD, nadi, dan RR
·         Monitor warna dan suhu kulit
·         Monitor tanda-tanda hipertermi dan hipotermi
·         Tingkatkan intake cairan dan nutrisi
·         Selimuti pasien untuk mencegah hilangnya kehangatan tubuh
·         Ajarkan pada pasien cara mencegah keletihan akibat panas
·         Diskusikan tentang pentingnya pengaturan suhu dan kemungkinan efek negative dan kedinginan
·         Beritahu tentang indikasi terjadinya keletihan dan penanganan emergency yang diperlukan
·         Ajarkan indikasi dan hipotermi dan penanganan yang diperlukan
·         Berikan anti piretik jika perlu
Temperature regulation : Intraoperative
·         Mempertahankan suhu tubuh interaoperatif  yang diharapkan
·         Atur kemungkinan tranfusi
·         Persiapan untuk tranfusi
Fluid Monitoring
·         Tentukan riwayat jumlah dan tipe intake cairan dan eliminasi
·         Tentukan kemungkinan faktor resiko dan ketidak seimbangan cairan (Hipertermia, terapi diuretik, kelainan renal, gagal jantung, diaporesis, disfungsi hati, dll)
·         Monitor berat badan
·         Monitor serum dan elektrolit urine
·         Monitor serum dan osmilalitas urine
·         Monitor BP < HR, dan RR
·         Monitor tekanan darah orthostatik dan perubahan irama jantung
·         Monitor parameter hemodinamik infasif
·         Catat secara akutar intake dan output
·         Monitor membrari mukosa dan turgor kulit, serta rasa haus
·         Catat monitor warna, jumlah dan
·         Monitor adanya distensi leher, rinchi, eodem perifer dan penambahan BB
·         Monitor tanda dan gejala dan odema
·         Beri cairan sesuai keperluan
·         Kolaborasi pemberian obat yang dapat meningkatkan output urin
·         Lakukan hemodialisis bila perlu dan catat respons pasien
Vital Sign Monitoring
·         Monitor TD, nadi, suhu, dan RR
·         Catat adanya fluktuasi tekanan darah
·         Monitor VS saat pasien berbaring, duduk
·         atau berdiri
·         Auskultasi TD pada kedua lengan dan bandingkan
·         Monitor TD, nadi, RR, sebelum, selama, dan setelah aktivitas
·         Monitor kualitas dari nadi
·         Monitor adanya pulsus paradoksus
·         Monitor adanya pulsus alterans
·         Monitor jumlah dan irama jantung
·         Monitor bunyi jantung
·         Monitor frekuensi dan irama pernapasan
·         Monitor suara paru
·         Monitor pola pernapasan abnormal
·         Monitor suhu, warna, dan kelembaban kulit
·         Monitor sianosis perifer
·         Monitor adanya cushing triad (tekanan nadi yang melebar, bradikardi, peningkatan sistolik)
·         Identifikasi penyebab dan perubahan vital sign

 Risiko ketidakseimbangan suhu tubuh


RESIKO KETIDAKSEIMBANGAN SUHU TUBUH

Diagnosa Keperawatan
Tujuan dan Kriteria Hasil
Intervensi Keperawatan
Risiko ketidakseimbangan suhu tubuh

Definisi : Berisiko mengalami kegagalanmempertahankan suhu tubuh dalam kisaran normal

Faktor Risiko :
·         Perubahan laju metabolisme
·         Dehidrasi
·         Pemajanan suhu lingkungan yang ekstrem
·         Usia ekstrem
·         Berat badan ekstrem
·         Penyakit yang mempengaruhi regulasi suhu
·         Tidak beraktivitas
·         Pakaian yang tidak sesuai untuk suhu lingkungan
·         Obat yang menyebabkan fasokontriksi
·         Obat yang menyebabkan vasodilatasi
·         Sedasi
·         Trauma yang mempengaruhi pengaturan suhu
·         Aktvitas yang berlebihan
NOC
·         Termoregulasi
·         Termoregulasi : Newborn

Kriteria Hasil :
·         Suhu kulit normal
·         Suhu badan 36-37 C
·         TTV dalam batas normal
·         Hidrasi adekuat
·         Tidak hanya menggigil
·         Gula darah DBN
·         Keseimbangan asam basa DBN
·         Bilirubin DBN
NIC
Newborn Care
·         Pengaturan suhu : mencapai dan atau mempertahankan suhu tubuh dalam range normal
·         Pantau suhu bayi baru lahir sampai stabil
·         Pantau tekanan darah, nadi, dan pernafasan dengan tepat
·         Pantau warna dan suhu kuilt
·         Pantau dan laporkan tanda dan gejala hipotermi dan hipertemi.
·         Tingkatkan keadekuatan masukan cairan dan nurtisi
·         Tempatkan bayi baru lahir pada ruangan isolasi atau bawah pemanas
·         Pertahankan panas tubuh bayi
·         Gunakan matras panas dan selimuthangat yang disesuaikan dengan  kebutuhan.
·         Berikan pengobatan dengan tepat untuk mencegah atau control menggigil
·         Gunakan matras sejuk dan mandi dengan air hangat untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh dengan tepat
Temperature regulation (pengaturan suhu)
·         Monitor suhu minimal tiap 2 jam
·         Rencanakan monitoring suhu secara kontinyu
·         Monitor TD, nadi, dan RR
·         Monitor warna dan suhu kulit
·         Monitor tanda-tanda hipertermi dan hipotermi
·         Tingkatkan intake cairan dan nutrisi
·         Selimuti pasien untuk mencegah hilangnya kehangatan tubuh
·         Ajarkan pada pasien cara mencegah keletihan akibat panas
·         Diskusikan tentang pentingnya pengaturan suhu dan kemungkinan efek negative dan kedinginan
·         Beritahu tentang indikasi terjadinya keletihan dan penanganan emergency yang diperlukan
·         Ajarkan indikasi dan hipotermi dan penanganan yang diperlukan
·         Berikan anti piretik jika perlu
Temperature regulation : Intraoperative
·         Mempertahankan suhu tubuh interaoperatif  yang diharapkan
·         Atur kemungkinan tranfusi
·         Persiapan untuk tranfusi
Fluid Monitoring
·         Tentukan riwayat jumlah dan tipe intake cairan dan eliminasi
·         Tentukan kemungkinan faktor resiko dan ketidak seimbangan cairan (Hipertermia, terapi diuretik, kelainan renal, gagal jantung, diaporesis, disfungsi hati, dll)
·         Monitor berat badan
·         Monitor serum dan elektrolit urine
·         Monitor serum dan osmilalitas urine
·         Monitor BP < HR, dan RR
·         Monitor tekanan darah orthostatik dan perubahan irama jantung
·         Monitor parameter hemodinamik infasif
·         Catat secara akutar intake dan output
·         Monitor membrari mukosa dan turgor kulit, serta rasa haus
·         Catat monitor warna, jumlah dan
·         Monitor adanya distensi leher, rinchi, eodem perifer dan penambahan BB
·         Monitor tanda dan gejala dan odema
·         Beri cairan sesuai keperluan
·         Kolaborasi pemberian obat yang dapat meningkatkan output urin
·         Lakukan hemodialisis bila perlu dan catat respons pasien
Vital Sign Monitoring
·         Monitor TD, nadi, suhu, dan RR
·         Catat adanya fluktuasi tekanan darah
·         Monitor VS saat pasien berbaring, duduk
·         atau berdiri
·         Auskultasi TD pada kedua lengan dan bandingkan
·         Monitor TD, nadi, RR, sebelum, selama, dan setelah aktivitas
·         Monitor kualitas dari nadi
·         Monitor adanya pulsus paradoksus
·         Monitor adanya pulsus alterans
·         Monitor jumlah dan irama jantung
·         Monitor bunyi jantung
·         Monitor frekuensi dan irama pernapasan
·         Monitor suara paru
·         Monitor pola pernapasan abnormal
·         Monitor suhu, warna, dan kelembaban kulit
·         Monitor sianosis perifer
·         Monitor adanya cushing triad (tekanan nadi yang melebar, bradikardi, peningkatan sistolik)
·         Identifikasi penyebab dan perubahan vital sign

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.


Baiklah Sekianlah artikel kami dengan judul Risiko ketidakseimbangan suhu tubuh ( Termoregulasi ) NANDA NIC NOC kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. sampai jumpa di postingan artikel kami lainnya yaa. Terimakasih atas kunjungannya.

Anda sekarang membaca artikel Risiko ketidakseimbangan suhu tubuh ( Termoregulasi ) NANDA NIC NOC dengan alamat link https://diagnosa-intervensi-nanda.blogspot.com/2017/10/risiko-ketidakseimbangan-suhu-tubuh.html

0 comments

Post a Comment